Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Cloud Hosting, VPS, Dedicated Server, dan Colocation Server

Di era digital ini kita dituntut aktif mengembangkan bisnis maupun produk kita ke inovasi terbaru. Dalam inovasi tersebut, tentunya para pebisnis pasti paham yang namanya bisnis itu harus dikenal masyarakat luas, tidak hanya di lokasi tempat bisnis tersebut didirikan. Maksud saya, bisnis itu harus merambah ke dunia maya (online) dan tetap mempertahankan lapak offline. Adapun cara untuk merambah ke dunia maya, perlu sebuah strategi yang efektif, salah satunya memposting produk maupun jasa yang dijual ke website/blog pribadi.

Suatu website/blog tentu membutuhkan media penyimpan data atau pusat data yang dinamakan server web. Server ini berfungsi sebagai media penyimpanan, pengolah dan pengontrol lalu lintas data yang dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan spesifikasi. Tanpa adanya server atau servernya sedang bermasalah, situs-situs web maupun blog tidak mungkin bisa diakses. Oleh karena itu, peranan server ini sangatlah penting bagi mereka yang merintis bisnis digital supaya produk/jasa mereka bisa dilihat para pengunjung sehingga diharapkan dapat memicu pengunjung untuk membeli produk atau memakai jasanya.

Seperti yang saya sampaikan di atas bahwa server itu dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan spesifikasi, baik yang terkait dengan perangkat keras maupun metode atau mekanisme yang berjalan di server tersebut. Adapun mengenai penjelasan jenis-jenis servernya ialah sebagai berikut:

1. Cloud Hosting
Merupakan sekumpulan server di dalam jaringan besar (internet) yang saling terhubung melalui perantara teknologi cloud untuk memperoleh performa maksimal dari segi sumber daya dibandingkan shared hosting biasa sehingga kecepatan akses dan uptime servernya tergolong sangat cepat. Mengapa bisa begitu? Karena ketika salah satu server di jaringan tersebut tidak berfungsi, server lainnya bertugas sebagai pengganti sumber daya server yang bermasalah. Berhubung teknologi cloud hosting ini menjamin penggunanya pada kecepatan akses dan uptime servernya maka perangkat keras yang dipakai harus memiliki kualitas tinggi.


pengertian cloud computing

2. Virtual Private Server (VPS)
VPS adalah sebuah server pribadi yang merupakan hasil pembagian dari sumber daya server fisik dengan memakai teknologi virtualisasi. Atau dengan kata lain VPS ini bukanlah server aslinya, ia hanya server virtual yang memiliki sumber daya murni (dedicated) sehingga tidak mengganggu sumber daya VPS lainnya. Dengan sumber daya tersebut, pemilik VPS dapat melakukan apa saja sesuai kebijakan provider yang telah memberikan hak akses penuh terhadap servernya itu. Akhir-akhir ini juga lagi booming teknologi cloud computing, karena dari sisi kecepatan dan keamanan lebih unggul dibandingkan server tradisional. Berkat teknologi itu, administrator dibalik VPS turut serta mengimplementasikan cloud computing pada VPS untuk meningkatkan performanya. Jadi, berdasarkan penilaian saya, Cloud VPS jelas lebih unggul daripada VPS tradisional. Berikut ini perbandingan antara shared hosting, VPS tradisional, dan Cloud VPS:


pengertian vps


3. Dedicated Server
Ialah satu server utuh tanpa dilakukan pembagian sumber daya. Biasanya dedicated server ini disewa oleh perusahaan besar atau pebisnis sukses untuk melancarkan aplikasinya agar dapat bekerja maksimal tanpa adanya gangguan dari pengguna lain. Sebab beberapa provider masih ada yang menjual layanan hosting tradisional, belum beralih ke teknologi cloud computing dan itu berarti sumber daya servernya dipakai bersama dengan pengguna lain. Jelas hal itu merugikan pengguna yang memiliki server dengan trafik tinggi sehingga berakibat pada disfungsi aplikasi mereka. Maka dari itu, sebagian provider menyewakan layanan server terdedikasi (dedicated server) sebagai solusi efektif yang bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan.

4. Colocation Server
Merupakan tempat penitipan server di pusat data (data center) milik provider dengan standarisasi keamanan fisik dan infrastruktur yang tinggi. Di pusat data tersebut, provider menyediakan bandwidth dan listrik untuk menghidupkan server milik pelanggannya. Atau dengan pengertian lain bahwa colocation server ini hanya menyewakan rak server dan fasilitas pendukung lainnya seperti pendingin ruangan, kabel FO, internet, UPS, CCTV, dan lain-lain kecuali komputer server yang harus disediakan sendiri oleh calon pelanggan.

Saya harap dengan artikel ini, para pembaca mengerti apa yang saya jelaskan dan jika bermanfaat silakan artikel ini dibagikan ke media sosial supaya teman/keluarga/relasi Anda juga paham mengenai perbedaan Cloud Hosting, VPS, Dedicated Server, serta Colocation Server.

Posting Komentar untuk "Pengertian Cloud Hosting, VPS, Dedicated Server, dan Colocation Server"